Saling Sayang di Hari Kasih Sayang

Kamu semua pasti tahu, setiap tanggal 14 Februari ada peristiwa apa setiap tahunnya. Iya, bener banget. Valentine’s Day atau hari Valentine atau hari kasih sayang dirayakan pada tanggal 14 Februari. Menurut kamu apa sih hari kasih sayang ini, Sahabat?

Katanya, hari kasih sayang itu adalah hari saat seseorang yang memiliki pasangan yang saling mencintai merayakan kebahagiaan mereka. Pasangan ini saling mengungkapkan rasa sayang melalui kartu ucapan, bunga, dan cokelat. Di negara barat, hari Valentine adalah hari raya besar dan semua orang merayakannya.

Nah, bagaimana dengan orang yang tidak punya pasangan dan hidup di negara timur seperti Indonesia? Berarti tidak dapat merayakan Valentine dong? Bagaimana menurutmu, Sahabat?

Masa remaja adalah masa kamu mencari jati diri. Dalam proses ini, kamu berusaha untuk mencari sebenarnya apa yang kamu ingin capai, hal apa yang menyenangkan buat kamu, dan hal yang membuat eksistensi diri kamu meningkat. Salah satu caranya adalah mengadaptasi budaya dan kebiasaan baru, salah satunya seperti merayakan hari Valentine.

Bukan berarti merayakan Valentine itu nggak boleh lho, Sahabat! Nggak ada salahnya kok merayakan hari kasih sayang, namun yang perlu digarisbawahi dan dipahami lebih lanjut adalah bagaimana kamu merayakannya.

Belakangan ini, banyak banget pro dan kontra perayaan Valentine. Hal ini terjadi karena banyak penyimpangan yang terjadi saat merayakan hari kasih sayang ini. Remaja-remaja merayakannya dengan pasangan dengan berpesta, bahkan banyak di antaranya yang melakukan hubungan seksual. Mereka melakukan hal tersebut dengan dalih mereka sedang menyatakan cinta. Hal seperti ini jelas salah banget, Sahabat!

Mengapa salah? Pertama, sebagai seorang remaja yang belum menikah, kita tidak selayaknya berhubungan seksual walaupun dengan orang yang kita sayangnya. Hubungan seksual membutuhkan tanggung jawab yang besar, Sahabat. Bukan hanya karena cinta dan nafsu. Jatuh cinta memang reaksi kimia alami dalam tubuh. Namun penerapannya benar-benar harus dengan penuh tanggung jawab karena berpengaruh terhadap kesehatan biologis, psikologis, dan masa depan kita, Sahabat.

Kedua, kamu tidak harus memiliki pasangan atau pacar di usia remajamu, Sahabat. Jangan mencari pacar karena merasa kalau sendirian itu menyedihkan atau jika tidak pacaran berarti tidak gaul dan tidak laku. Anggapan itu tidak benar, Sahabat. Dengan atau tanpa pasangan kamu masih tetap harus menjadi diri kamu sendiri dan tetap mengembangkan diri untuk menjadi lebih baik. Keberhasilanmu bergantung pada diri sendiri, sama sekali bukan karena orang lain.

Ketiga, hari Valentine atau hari kasih sayang tidak selamanya harus dirayakan dengan kasih sayang terhadap lawan jenis, Sahabat. Ada banyak makna cinta, bukan hanya sekedar cinta kepada lawan jenis. Masih banyak bentuk cinta lain yang dapat kita rayakan seperti cinta kepada orang tua, cinta kepada saudara, cinta kepada teman-teman, dan cinta kepada sesama, dan bahkan kita sering melupakan cinta terhadap Tuhan dan pada diri kita sendiri, padahal itu juga penting lho, Sahabat.

Merayakan hari kasih sayang dengan membantu pekerjaan ayah dan ibu di rumah, mentraktir teman yang sudah menolong kita, atau melakukan kegiatan amal untuk orang membutuhkan, merupakan beberapa alternatif yang bisa kamu lakukan untuk merayakan hari Valentine.

Namun, sebenarnya tak perlu menunggu sampai hari Valentine tiba untuk mengungkapkan rasa cintamu, Sahabat! Sekarang pun kamu bisa melakukannya, hampiri orang yang kamu sayangi, peluk, dan nyatakan bahwa kamu menyayanginya. Tebarkan kasih sayang dan kebaikan untuk orang-orang di sampingmu ya. 

With love,

Femii.

 
    Share to Facebook Share to Twitter