Mitos Seputar Menstruasi yang Dipercaya tapi Salah!

Saat mulai beranjak dewasa dan mengalami haid untuk pertama kali, pasti sering banget kita mendengar mitos-mitos dan wejangan dari teman atau lingkungan sekitar. Kamu boleh percaya kok, asalkan wejangan tersebut benar adanya. Karena itu, kamu harus jadi remaja cerdas yang menyeleksi setiap informasi sebelum mempercayainya.

Femii punya beberapa mitos nggak benar yang harus kamu pahami, Sahabat. Jangan sampai salah dalam mengartikan informasi ya. Cari tahu dulu bukti-bukti ilmiah yang mendukungnya.

1. Saat Haid Tidak Boleh Kelelahan

Agar metabolisme tubuh tetap baik, kita harus menjaga pola hidup tetap sehat, salah satu caranya adalah dengan istirahat cukup. Walaupun mengeluarkan darah, namun bukan berarti kita kekurangan darah dan harus tiduran aja biar nggak lemes. Darah yang dikeluarkan tidak banyak kok, dan tubuh masih bisa bertahan untuk tetap aktif selama haid. Asalkan, pola hidup sebelum dan selama haid dijaga baik ya. Olahraga selama haid itu boleh kok. Kamu bisa jogging , yoga , dan senam untuk membuat tubuhmu tetap bugar walaupun haid.

2. Wanita itu Kotor saat Sedang Haid

Ada yang percaya bahwa selama haid itu tubuh perempuan itu kotor sehingga dia dilarang untuk memasak dan mencuci baju. Wah, itu salah besar, Sahabat! Tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa ketika orang haid memegang sayur maka sayurnya akan busuk atau bakteri pada kain akan meningkat jika dipegang orang haid. Kita memang harus menjaga kebersihan saat haid , karena ada materi berupa darah yang keluar dari vagina. Namun, jika kita dapat menjaga kebersihannya, tak akan ada masalah kebersihan.

Bahkan, darah yang keluar saat haid itu bukan darah kotor seperti yang selama ini kita dengar loh. Darah haid itu sama dengan darah lain yang mengalir dalam diri kita. Hanya saja, darah haid disertai dengan luruhan dinding rahim atau lapisan endometrium.

3. Siklus Haid itu 28 Hari

Banyak yang merasa khawatir jika siklus haidnya tidak tepat 28 hari. Padahal, siklus haid setiap perempuan itu memang berbeda-beda kok, Sahabat. Siklus haid yang normal itu rata-rata 22-35 hari. Jika siklusmu masih dalam kisaran tersebut, jangan khawatir. Catat dan hitung siklusmu ya, Sahabat. Hal ini penting untuk merekam riwayat kesehatan. Kadang haid bisa datang lebih awal atau terlambat karena metabolisme tubuhmu tidak baik.

4. Gak Boleh Keramas saat Haid

Katanya, saat haid itu pori-pori kepala terbuka sehingga air saat keramas akan masuk ke rahim. Mitos ini benar-benar salah, Sahabat! Tidak ada saluran dari pori-pori kepala menuju rahim. Jadi tidak masuk akal jika hal tersebut menyebabkan rahim terganggu. Justru, saat haid itu tubuh mengeluarkan minyak lebih banyak sehingga rambut lebih cepat kotor. Kamu harus keramas walaupun saat haid, Sahabat.

5. Gak Boleh Makan macam-macam saat Haid

Nggak boleh makan nanas? Nggak boleh makan timun? Nggak boleh makan es? Siapa bilang? Saat haid kamu boleh kok makan nanas. Kamu boleh makan apa aja saat sedang haid, namun jangan berlebihan. Hindari makanan yang mengandung garam, gula tinggi, kafein, dan makanan instan. Makanan tersebut dapat menyebabkan nyeri dan gangguan haid, Sahabat. Selain makanan tersebut, kamu boleh makan kok. Femii kasi tahu ya Menu sehat kala haid yang bisa kamu baca lebih lanjut di sini.

6. Minum Soda agar Haid Cepat Kelar

Mitos yang satu ini sama sekali nggak bener, Sahabat. Setiap orang memiliki periode haid yang berbeda satu sama lain. Hal tersebut berhubungan dengan kondisi hormonal dan metabolisme tubuh masing-masing. Tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa minum soda dapat mempercepat periode haid kamu. Lalu minuman apa yang baik diminum saat haid? Yuk baca di sini, Sahabat.

7. Feminax Bikin Rahim Kering

Mitos ini sering juga kita dengar juga ya, Sahabat. Sebenarnya istilah rahim kering itu nggak ada lho di dunia kedokteran. Hal itu adalah istilah untuk menyebut rahim yang tidak subur. Padahal, Feminax sama sekali tidak mengandung bahan yang berbahaya untuk tubuh. Kandungan dalam Feminax adalah parasetamol dan ekstrak hiosiami. Parasetamol berfungsi meredakan rasa nyeri. Sedangkan ekstrak hiosiami bermanfaat mengurangi risiko kejang otot penyebab nyeri haid. Kedua kandungan ini tidak berbahaya dan menimbulkan masalah untuk organ tubuh, juga tidak menyebabkan ketergantungan. Karena itu, jangan khawatir untuk mengonsumsi Feminax saat sedang nyeri haid ya, Sahabat!

Itulah mitos-mitos yang harus kamu perhatikan, Sahabat. Sekarang kamu tahu kan, mana informasi yang benar dan salah. Jangan sampai haid menghalangi aktivitasmu yah! Stay Active with Feminax!

 
    Share to Facebook Share to Twitter
-->