Pergi ke Dokter, Siapa Takut!?

Dear Sahabat Femii,

Apa kabarmu hari ini? Semoga kamu dalam kondisi sehat dan berbahagia ya!

Jika hari ini ada yang tidak sehat, jangan lupa minum obat ya! Makan makanan yang bergizi itu pasti, istirahat cukup itu wajib, dan kurangi kegiatanmu untuk sementara waktu! Jika sakit yang kamu derita tak juga sembuh, kamu harus segera pergi ke dokter, Sahabat..

Kamu nggak takut pergi ke dokter kan?

Hal ini juga berlaku jika sakit yang kamu derita bersangkutan dengan organ reproduksi dan menstruasi, lho! Iya, Sahabat. Kamu bisa menemui dokter kandungan untuk memeriksa rahim kamu secara lebih teliti dan akurat. Tidak hanya perempuan hamil yang bisa memeriksakan kondisi rahim di dokter kandungan. Karena, terkadang ada hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh dokter kandungan seperti misalnya USG untuk melihat kondisi rahim.

Beberapa penyakit justru tidak akan terdeteksi hingga dia mencapai tahap lanjut. Nah, sebelum itu terjadi, lebih baik kita segera pergi ke dokter jika merasakan ada yang tidak beres. Lalu, kapan sih kita perlu untuk pergi ke dokter?

Nah, berikut ini Femii jabarkan nih kapan kira-kira kondisi organ reproduksi kamu terganggu dan perlu penanganan dokter.

1. Haid tidak Lancar dalam Kurun Waktu yang Lama

 

Haid yang tidak teratur adalah tanda bahwa kondisi hormonalmu juga sedang tidak stabil, Sahabat. Hal ini biasanya terjadi karena metabolisme tubuh terganggu. Faktor yang paling sering berpengaruh adalah tingkat stress, banyaknya kegiatan, dan pola makan yang tidak seimbang. Jika pola hidupmu sudah baik namun haidmu masih tidak lancar hingga 6 bulan, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter. Untuk memastikan siklus haid, kamu bisa cek di kalender menstruasi.

2. Nyeri Haid tidak tertahankan Berlarut-Larut

Nyeri haid itu wajar terjadi dan hampir semua perempuan pernah merasakannya. Namun, jika nyeri yang kamu derita sudah tidak tertahankan hingga mengganggu aktivitas kamu sehari-hari, kamu perlu khawatir, Sahabat. Apalagi nyeri itu berlanjut hingga di luar periode menstruasi. Segera ketahui penyebabnya dengan pergi ke dokter. Untuk mengetahui cara mengatasi nyeri haid, kamu bisa baca ini.

3. Pendarahan tidak Wajar

Darah yang keluar saat sedang menstruasi antara 30-45 ml. Warnanya merah kecokelatan karena mengandung luruhan dinding rahim. Jika darah yang keluar begitu deras selama menstruasi, apalagi jika terjadi di luar periode itu tanda yang tidak baik. Begitu pun jika darah yang keluar merah segar berwarna pucat, kamu perlu waspada.

4. Keputihan yang Tidak Normal

Vagina secara alami akan mengeluarkan lendir untuk membersihkan diri dari kotoran. Lendir ini juga berfungsi untuk menjaga keasaman vagina agar bakteri baik dapat berkembang biak dan menjaga kesehatan vagina. Menjelang menstruasi biasanya lendir berwarna sedikit kecokelatan, karena mengandung luruhan dinding rahim. Jika vaginamu mengeluarkan cairan berwarna putih susu, cokelat, abu-abu, hingga hijau dan berbau tidak sedap, kamu perlu waspada. Bisa jadi ada bakteri dan virus yang hinggap. Segera datang ke dokter ya! Baca lebih lanjut tentang keputihan di sini.

5. Terasa Gatal atau Perih di Vagina

Gatal yang diiringi rasa perih dan panas dalam vagina juga merupakan tanda yang buruk, Sahabat. Gejala ini biasanya disertai dengan keputihan yang tidak wajar. Bisa jadi ada bakteri jahat dan virus yang menyerang. Jika ini terjadi, tak usah berlama-lama lagi, segera memeriksakan diri ke dokter agar penyakitmu dapat diatasi, Sahabat!

 

Ketika merasakan gejala di atas, kamu harus segera memberitahukan kepada orang tua atau orang dewasa terdekatmu untuk mengantarkanmu ke dokter. Jangan malu atau takut untuk menceritakan apa yang kamu rasakan, Sahabat.. Hal ini penting sekali karena menyangkut kesehatan diri sendiri.

Tetap sehat, tetap aktif, dan tetap cantik, ya Sahabat!!

 

Love, Femii.

 
    Share to Facebook Share to Twitter