Kuliner Khas Pantura Yang Enak Dijadikan Tempat Singgah Pada Saat Mudik

Hai hai Sahabat! Siapa yang sudah punya rencana mudik? Nggak kerasa yaah ternyata sebentar lagi kita sudah menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. Hari yang dinantikan banyak umat muslim. Nah, momen lebaran biasanya dipakai sebagai ajang silaturahmi dan kumpul keluarga besar nih. Buat kamu yang kampung halamannya jauh di mata, pasti sekarang-sekarang ini kamu sudah mulai sibuk mempersiapkan mudik kan? Femii paham betul nih, pasti sudah banyak Sahabat Femii yang memesan tiket pesawat ataupun kereta api untuk balik ke kampung halamannya, yakan? Tapi, selain itu pasti juga ada Sahabat Femii yang mudik menggunakan kendaraan pribadi. Spesial untuk kamu yang mudik menggunakan kendaraan pribadi, Femii mau kasih tau kamu rekomendasi tempat singgah untuk memanjakan perut kosongmu pada saat di perjalanan mudik. Nah, berikut ini ada beberapa rekomendasi tempat kuliner khas di sepanjang jalur Pantura, cekidot!

1. Pindang gombyang di RM Panorama - Indramayu, Jawa Barat

Berlokasi di Jl. Tambak Raya, Tambak, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45218, tempat ini cocok untuk dijadikan tempat singgah dikala mudik. Menu makanan yang bahan baku utamanya ikan manyung ini, belakangan tengah populer, lho Sahabat! Pokoknya, kalau kamu melewati daerah sini, kamu wajib banget cobain! Di jamin deh racikan khas bumbu rempah di kuah gombyang bisa membuatmu nggak berhenti menggoyangkan lidah sampai-sampai bikin ketagihan hihi.

2. Empal Gentong Hj. APUD - Cirebon, Jawa Barat

Tempat ini tepatnya berada di Jl. Ir H. Juanda No.24, Battembat, Kec. Tengah Tani, Cirebon, Jawa Barat 45153. Empal Gentong Haji Apud merupakan salah satu wisata kuliner yang sudah melegenda di Cirebon yang wajib diburu pemudik pada saat berada di kota Cirebon.

3. Sate Kambing Batibul Bang Awi - Tegal, Jawa Tengah

Terletak di Jl. MT. Haryono, Tegalsari, Kec. Tegal Bar., Kota Tegal, Jawa Tengah 52111, Sate Kambing Batibul cocok dijadikan tempat singgah untuk menemani perjalanan mudik kamu, Sahabat! Kamu pasti penasaran kan kenapa namanya sate kambing batibul? Batibul adalah kambing yang berumur di bawah tiga bulan. Jadi, semua daging kambing yang dijadikan sate di sini merupakan kambing berumur dibawah 3 bulan. Nah, hal inilah yang membuat sate kambing batibul bang awi ini terasa empuk.

4. Sate Blengong dan Kupat Glabed Bu Inah di alun-alun Brebes, Jawa Tengah

Bertempat di sekitaran alun-alun Brebes, tepatnya di Kauman, Brebes, Brebes Sub-District, Brebes Regency, Central Java 52212, Brebes punya 2 kuliner khas yang bisa diburu, Sahabat! Duo kuliner terkenal itu adalah Kupat Glabed dan Sate Blengong, perpaduan keduanya dijamin maknyus di lidah deh!

5. Soto Tauto Bang Dul asli Pekalongan, Jawa Tengah

Ketika kamu melintasi kota Pekalongan, kamu wajib mampir ke Jalan Doktor Sutomo, Gamer, Pekalongan Timur, Gamer, Kec. Pekalongan Tim., Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51123, Sahabat! Kalau sudah sampai sini, belum lengkap rasanya kalau kamu belum mencicipi soto tauto. Yang membedakan soto ini dengan soto lainnya adalah tauco. Soto tauto menggunakan tauco yang merupakan hasil fermentasi dari kedelai khas Cina. Nah inilah dia letak keunikannya, cita rasa nusantara dan cita rasa Cina bercampur menjadi satu kelezatan yang tak tertandingi.

6. Warung Mangut Bu Fat - Semarang, Jawa Tengah

Kalau sudah di Semarang, kamu harus sempatkan diri untuk mengunjungi Jl. Sukun Raya No.36, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50263 untuk sekedar santap kuah panas dengan potongan cabai rawit yang melimpah di atas ikan asap gurih. Bagi kamu yang suka banget masakan pedas, Warung Mangut Bu Fat ini sangat cocok untuk kamu singgahi, selain masakan yang pedas dan enak, Warung Mangut Bu Fat ini merupakan salah satu kuliner yang melegenda di Semarang, lho Sahabat!

Nah, itu dia beberapa rekomendasi tempat singgah untuk kamu yang sedang dalam perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi, Sahabat! Selain dapat serunya perjalanan mudik bersama keluarga, kamu pun dimanjakan oleh makanan khas yang menggoyang lidah.

 

 
    Share to Facebook Share to Twitter
 
OFFLINE