Awas! Ini Lho Dampak Dari Seks Usia Dini..

Sahabat, dikalangan remaja jaman now, masalah seks sepertinya bukan hal yang asing lagi ya untuk dibahas? Bahkan untuk melakukan hubungan seks, ada yang mulai terbiasa sejak usia mereka masih di bawah umur, lho! Padahal sebuah studi baru menunjukkan, bahwa seks di usia terlalu muda bisa membawa efek negatif yang akan membekas hingga usia dewasa, terutama untuk kaum perempuan seperti kita, Sahabat! Mulai dari risiko kehamilan yang tidak diinginkan, terkena penyakit menular seksual, serta dampak psikologis negatif lainnya. Lalu apa aja sih dampak negatif dari hubungan seks di usia dini? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

1. Perempuan yang Berhubungan Seks di Usia Dini, Beresiko Terkena Kanker Serviks

Melakukan hubungan seksual terlalu dini (di bawah usia 17 tahun) dapat merangsang tumbuhnya sel kanker. Hal ini dikarenakan pada rentang usia 12 hingga 17 tahun, perubahan sel dalam mulut rahim sedang dalam fase yang sangat aktif sehingga tidak boleh ada kontak atau rangsangan apapun dari luar, seperti masuknya benda asing ke dalam tubuh perempuan. Karena benda asing seperti alat kelamin laki-laki dan sel sperma, dapat menyebabkan perkembangan sel menjadi abnormal, yang dapat menyebabkan kanker rahim. Selain itu organ-organ reproduksi juga belum berkembang dengan sempurna, yang membuat perempuan diusia muda rentan mengalami luka saat melakukan hubungan seksual terlalu dini. Maka saat terjadi luka pada organ intim, HPV yang menjadi penyebab kanker serviks akan lebih mudah masuk dan berkembang menjadi sel kanker di kemudian hari. Aduh ngeri banget ya, Sahabat?

2. Adanya Peningkatan Masalah Perilaku dan Kenakalan di Kemudian Hari

Berdasarkan sebuah studi nasional, lebih dari 7.000 orang menemukan bahwa remaja yang melakukan hubungan seks di usia terlalu muda, menunjukkan peningkatan 20 persen dalam tindakan kenakalan remaja dibandingkan dengan kelompok remaja yang rata-rata menunggu sedikit lebih lama untuk berhubungan seks untuk pertama kalinya. Begitupun sebaliknya, remaja yang menunggu lebih lama untuk berhubungan seks, memiliki tingkat kenakalan 50 persen lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata remaja lainnya. Hal ini terjadi karena remaja yang berhubungan seks terlalu dini, belum siap untuk menghadapi konsekuensi emosional, sosial, dan perilaku potensi tindakan mereka. Sementara dengan berhubungan seks, dapat membawa serta perasaan seseorang menjadi lebih dewasa, yang membuat mereka ingin melakukan hal-hal yang sama seperti orang yang lebih tua, khususnya hal-hal yang negatif.

3. Seks di Usia Dini Dapat Menghambat Perkembangan Otak

Seks usia dini juga berpengaruh pada perkembangan otak lho, Sahabat! Penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Ohio State University mengungkapkan, bahwa perilaku seks usia dini ternyata mempengaruhi fungsi dan kerja sistem saraf pusat. Karena seks diusia dini terbukti dapat mengintervensi perkembangan sel dan jaringan otak. Selain kecenderungan perilaku depresif, terhambatnya perkembangan otak juga mempengaruhi massa tubuh yang lebih rendah dibanding kondisi normal, ukuran jaringan reproduksi yang lebih kecil, hingga lambatnya proses regenerasi sel pada sistem saraf. Wah, bahaya banget kan?

Nah, Sahabat.. Sekarang udah tau kan gimana bahayanya berhubungan seks diusia dini? Apalagi kalau belum menikah dan berganti-ganti pasangan. Hmm…kalo Femii sih takut yaa, karena dampaknya akan terbawa sampai seumur hidup, lho! Kamu nggak mau menyesal seumur hidup kan, Sahabat? :)

 

 
    Share to Facebook Share to Twitter