Dampak Buruk Selfie yang Perlu Diketahui

“Cekrik.. cekrik.. upload!”

Hayoo.. siapa yang punya hobi selfie? Kegemaran selfie atau berfoto sendiri dengan kamera handphone sudah menjadi fenomena sehari-hari dalam kehidupan kita. Rasa-rasanya, kalau lihat kamera langsung berpose cantik aja. Hihihi.. Kalau ada yang bagus dan kelihatan cantik, langsung deh unggah ke media  sosial. Sedangkan kalau masih kurang bagus, diedit dulu sampai cantik baru kemudian dipajang sebagai profile picture. Nggak heran, gallery di handphone isinya foto selfie semua. Iya nggak?

Hal-hal di atas pasti sering banget kamu alami, terlebih kamu yang nggak bisa hidup tanpa selfie. Dalam jumlah yang wajar, ternyata selfie memiliki dampak positif terhadap kondisi mental kita seperti menambah rasa percaya diri, menghilangkan stress, dan melatih kita untuk menghargai diri sendiri. 

Di balik itu, jika tidak berhati-hati dampak negatif selfie akan mengancam kita, Sahabat! Dalam artikel kali ini, Femii Fabulous akan menjabarkan beberapa dampak negatif yang harus kamu antisipasi saat melakukan selfie.

1. Narsisme

Kadang kita sering bilang “Ih, kamu narsis banget!” kepada seorang teman yang suka foto selfie. Sebenarnya apa sih narsis itu? Narsisme atau Narcissism, adalah sebutan untuk seseorang yang berlebihan mencintai diri sendiri, sehingga merasa paling benar dan paling baik kemudian meremehkan orang lain. 

Bagaimana selfie bisa menyebabkan seseorang mengidap narsisme? Ketika kita puas banget dengan hasil jepretan selfie, kita otomatis menganggap diri kita rupawan. Sehingga, kita menjadikan diri kita sebagai tolok ukur untuk menilai orang lain. Secara tidak sadar, kita akan merendahkan orang lain karena tidak memiliki foto secantik kita. Lebih parahnya lagi, kita akan membenci orang lain yang memiliki foto lebih bagus daripada kita.

2. Tidak Menerima Diri Apa Adanya

Gejala yang ini kebalikannya narsisme, Sahabat. Jika orang yang mengidap narsisme selalu merasa dirinya keren, ada juga yang gara-gara selfie jadi tidak dapat menerima diri apa adanya. Ketika melihat hasil selfie orang lain yang bagus banget, dia jadi merasa rendah diri. Dia berpikir, bahwa dirinya masih punya banyak banget kekurangan dan tidak bersyukur dengan apa yang telah dimilikinya.

Sering kan kita melihat selebgram atau beauty blogger yang begitu cantik, putih, mulus, dan kayaknya flawless banget wajahnya? Nah, karena itulah banyak pengen banget memiliki bentuk fisik seperti itu, dan tidak mempertimbangkan hal lainnya. Akibat terburuknya, bisa menimbulkan depresi karena merasa terkucilkan lho! 

3. Membohongi Diri Sendiri

Ketika sudah tidak dapat menerima diri sendiri apa adanya, seseorang akan lebih mudah untuk mencari cara-cara instan mempercantik diri untuk mendapatkan pengakuan sosial. Karena itulah kemudian banyak banget aplikasi dan filter kamera yang dapat digunakan untuk mempercantik foto selfie kita. Seseorang akan bangga dirinya terlihat cantik di foto selfie dan mendapat banyak likes serta komentar pujian, padahal foto tersebut sudah melalui banyak sekali proses editan.

Walaupun memang menyenangkan melihat foto kita terlihat cantik, namun secara tak langsung kita membohongi diri sendiri, Sahabat. Apakah kamu masih tetap bahagia jika dipuji karena sesuatu yang bukan kamu?

4. Kejahatan yang Mengintai

Selain permasalahan sosial dan psikologis yang sudah Femii jelaskan sebelumnya, ada hal lain yang mengancam jika kita melakukan selfie dengan cara yang tidak tepat, yakni kejahatan. Wah, kejahatan seperti apa ya?

Kita harus menyadari bahwa sosial media adalah tempat umum, seperti halnya pasar, stasiun, jalan raya, yakni tempat yang memungkinkan semua orang akan mengetahui semua tentang kita, jika kita berbagi terang-terangan. Karena itu, jika kita memposting sesuatu hal pribadi, tentu saja semua orang akan mengetahuinya dengan mudah. 

Foto selfie termasuk file pribadi yang harus dengan bijak kita bagikan di media sosial  lho, Sahabat. Karena, jika tidak hal tersebut akan memancing orang lain untuk melakukan kejahatan, seperti fitnah, penculikan, hingga tindak asusila.

Setelah Femii jelaskan dampak negative dari selfie, kamu sekarang jadi lebih aware kan terhadap informasi digital yang kamu produksi tiap hari seperti foto selfie ini. Foto selfie tidak apa-apa kok, asalkan masih dalam batasan wajar dan tidak menimbulkan beberapa hal negatif seperti yang telah Femii sebutkan tadi. Tetap bijak dalam menggunakan teknologi ya, Sahabat!

 

Stay active, Sahabat!

 

 

 
    Share to Facebook Share to Twitter